Selasa, 21 Juli 2009 di 22.50 |  

BILANGAN HEKSADESMAL

Heksadesimal atau sistem bilangan basis 16 adalah sebuah sistem bilangan yang menggunakan 16 simbol. Berbeda dengan sistem bilangan desimal, simbol yang digunakan dari sistem ini adalah angka 0 sampai 9, ditambah dengan 6 simbol lainnya dengan menggunakan huruf A hingga F. Nilai desimal yang setara dengan setiap simbol tersebut diperlihatkan pada tabel berikut:

0hex

=

0dec

=

0oct

0

0

0

0

1hex

=

1dec

=

1oct

0

0

0

1

2hex

=

2dec

=

2oct

0

0

1

0

3hex

=

3dec

=

3oct

0

0

1

1

4hex

=

4dec

=

4oct

0

1

0

0

5hex

=

5dec

=

5oct

0

1

0

1

6hex

=

6dec

=

6oct

0

1

1

0

7hex

=

7dec

=

7oct

0

1

1

1

8hex

=

8dec

=

10oct

1

0

0

0

9hex

=

9dec

=

11oct

1

0

0

1

Ahex

=

10dec

=

12oct

1

0

1

0

Bhex

=

11dec

=

13oct

1

0

1

1

Chex

=

12dec

=

14oct

1

1

0

0

Dhex

=

13dec

=

15oct

1

1

0

1

Ehex

=

14dec

=

16oct

1

1

1

0

Fhex

=

15dec

=

17oct

1

1

1

1

[sunting] Konversi

[sunting] Konversi dari heksadesimal ke desimal

Untuk mengkonversinya ke dalam bilangan desimal, dapat menggunakan formula berikut:

Dari bilangan heksadesimal H yang merupakan untai digit hnhn − 1...h2h1h0, jika dikonversikan menjadi bilangan desimal D, maka:

D = \sum_{k=0}^{n} h_k \times 16^k

Sebagai contoh, bilangan heksa 10E yang akan dikonversi ke dalam bilangan desimal:

  • Digit-digit 10E dapat dipisahkan dan mengganti bilangan A sampai F (jika terdapat) menjadi bilangan desimal padanannya. Pada contoh ini, 10E diubah menjadi barisan: 1,0,14 (E = 14 dalam basis 10)
  • Mengalikan dari tiap digit terhadap nilai tempatnya.

1 \times 16^2 + 0 \times 16^1 + 14 \times 16^0

= 256 + 0 + 14

= 270

Dengan demikian, bilangan 10E heksadesimal sama dengan bilangan desimal 270.

[sunting] Konversi dari desimal ke heksadesimal

Sedangkan untuk mengkonversi sistem desimal ke heksadesimal caranya sebagai berikut (kita gunakan contoh sebelumnya, yaitu angka desimal 270):

 270 dibagi 16 hasil:  16   sisa 14  ( = E )
  16 dibagi 16 hasil:   1   sisa  0  ( = 0 )
   1 dibagi 16 hasil:   0   sisa  1  ( = 1 )

HEKSADESIMAL

Sistem bilangan basis 16 adalah sebuah sistem bilangan yang menggunakan 16 simbol. Berbeda dengan sistem desimal, simbol yang digunakan dari sistem ini adalah angka 0 sampai 9, ditambah dengan 6 simbol lainnya, menggunakan huruf A hingga F. Nilai desimal yang setara dengan setiap simbol tersebut diperlihatkan pada tabel berikut:

Heksadesimal

0

1

2

3

4

5

6

7

8

9

A

B

C

D

E

F

Desimal

0

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

Konversi ke desimal

Untuk mengkonversinya ke dalam bilangan desimal, dapat menggunakan formula berikut:

Diberikan bilangan heksadesimal H yang merupakan untai digit hnhn − 1...h2h1h0, maka jika dikonversikan menjadi desimal D:

D = \sum_{k=0}^{n} h_k \times 16^k

Sebagai contoh, bilangan heksa 10E yang akan dikonversi ke dalam desimal:

  • Digit-digit 10E dapat dipisahkan dan mengganti bilangan A sampai F (jika terdapat) menjadi bilangan desimal padanannya. Pada contoh ini, 10E diubah menjadi barisan: 1,0,14 (E = 14 dalam basis 10)
  • Mengalikan dari tiap digit terhadap nilai tempatnya.

1 \times 16^2 + 0 \times 16^1 + 14 \times 16^0

= 256 + 0 + 14

= 270

Dengan demikian, bilangan 10E heksadesimal sama dengan bilangan desimal 270.

Konversi dari desimal

Sedangkan untuk mengkonversi sistem desimal ke heksadesimal caranya sebagai berikut (kita gunakan contoh sebelumnya, tetapi kita gunakan 270):

 270 dibagi 16 hasil:  16   sisa 14  ( = E )
  16 dibagi 16 hasil:   1   sisa  0  ( = 0 )
   1 dibagi 16 hasil:   0   sisa  1  ( = 1 )

Dari perhitungan diatas, nilai sisa yang diperoleh jika ditulis dari bawah ke atas menghasilkan : 10E yang merupakan hasil konversi dari bilangan desimal.

Penggunaan Notasi Oktal dan Heksadesimal

Sejauh ini penggunaan scalar baru menggunakan bilangan integer dengan notasi desimal. Selain notasi desimal, perl memungkinkan untuk menggunakan notaso lain seperti berikut.

Notasi basis 8, sering disebut dengan oktal.

Notasi basis 16, sering disebut dengan heksadesimal.

Untuk menggunakan notasi oktal, letakkan angka nol didepan setiap bilangan integer yang digunakan.

$bilangan = 076;

Variabel pada $bilangan memiliki nilai oktal 76 atau dalam desimal 62. Untuk menggunakan notasi heksadesimal, letakkan 0x didepan setiap bilangan integer, seperti berikut.

$bilangan = 0x2f;

Variabel $bilangan memiliki nilai 1f dalam heksadesimal atau 31 dalam desimal. Penggunaan huruf besar atau huruf kecil juga dimungkinkan dalam perl untuk merepresentasikan bilangan heksadesimal. Berikut adalah contoh penggunaannya.

$bilangan = 01F;

$bilangan = 01f;

String Karakter

Pada contoh-contoh program sebelumnya diperlihatkan bahwa perl dapat menggunakan sebuah teks yang menjadi nilai pada variabel scalar. Penggunaan sebuah teks pada variabel scalar seperti pada contoh berikut.

$var = "Ini adalah contoh kalimat";

Teks tersebut sering disebut dengan string karakter, atau biasa disingkat engan sebuah string. Sebuah string bisa berisikan satu atau lebih huruf, digit, spasi, atau karakter khusus.

Bilangan heksadesimal, atau bilangan heksa, atau bilangan basis 16, menggunakan 16 buah simbol, mulai dari 0 sampai 9, kemudian dilanjut dari A sampai F. Jadi, angka A sampai F merupakan simbol untuk 10 sampai 15. Contoh penulisan : C516.
Hmm.. Sepertinya prolognya sudah cukup. Lanjut ke proses kalkulasi…
8)

Saya langsung saja ambil sebuah contoh bilangan desimal yang akan dikonversi ke biner. Setelah itu, akan saya lakukan konversi masing2 bilangan desimal, biner, oktal dan heksadesimal.

Misalkan bilangan desimal yang ingin saya konversi adalah 2510.

Maka langkah yang dilakukan adalah membagi tahap demi tahap angka 2510 tersebut dengan 2, seperti berikut :

25 : 2 = 12,5

Jawaban di atas memang benar, tapi bukan tahapan yang kita inginkan. Tahapan yang tepat untuk melakukan proses konversi ini sebagai berikut :

25 : 2 = 12 sisa 1. —–> Sampai disini masih mengerti kan? :)

Langkah selanjutnya adalah membagi angka 12 tersebut dengan 2 lagi. Hasilnya sebagai berikut :

12 : 2 = 6 sisa 0. —–> Ingat, selalu tulis sisanya.

Proses tersebut dilanjutkan sampai angka yang hendak dibagi adalah 0, sebagai berikut :

25 : 2 = 12 sisa 1.

12 : 2 = 6 sisa 0.

6 : 2 = 3 sisa 0.

3 : 2 = 1 sisa 1.

1 : 2 = 0 sisa 1.

0 : 2 = 0 sisa 0…. (end)

Nah, setelah didapat perhitungan tadi, pertanyaan berikutnya adalah, hasil konversinya yang mana? Ya, hasil konversinya adalah urutan seluruh sisa-sisa perhitungan telah diperoleh, dimulai dari bawah ke atas.

Maka hasilnya adalah 0110012. Angka 0 di awal tidak perlu ditulis, sehingga hasilnya menjadi 110012. Sip?

Diposkan oleh LeBay'Z

0 komentar:

Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates